Bocoran HRD: 8 Tips agar Surat Lamaran Berlanjut ke Tahap Interview

Posted by | June 1, 2018 | Artikel dan Tips Dunia Kerja

Kali ini lokersurabaya.ID akan membahas bagaimana cara atau tips supaya surat lamaran anda bisa berlanjut ke tahap proses interview. Pernahkah kita melamar dan menaruh lamaran kerja di berbagai tempat, hanya sedikit yang mendapat panggilan interview, atau bahkan tidak sama sekali. Apa yang salah? Bukan hanya bagi freshgraduate tapi yang sudah berpengalaman pun juga mengalaminya.

Sepanjang pengalaman kami bertahun tahun berkecimpung dalam dunia Human Resource Department (HRD), ada beberapa tips yang bisa anda perhatikan agar surat lamaran anda lebih berkualitas dan membuat perusahaan tertarik memanggil anda untuk interview.

1. Ketersediaan Lowongan Kerja
Pertama yang harus anda pastikan ketika melamar ke sebuah perusahaan adalah apakah perusahaan tersebut “benar-benar” masih membuka lowongan kerja, apakah lowongan tersebut masih available atau perusahaan sudah memiliki kandidiat potensial yang akan mereka terima. Jadi, pastikan lowongan yang anda lamar masih fresh/baru tanggal terbitnya.

2. Baca Kualifikasi yang Dilamar
Beberapa pelamar biasanya melamar pekerjaan tanpa melihat kualifikasi yang dibutuhkan dalam lowongan kerja tersebut, misalnya freshgaduate mencoba melamar untuk posisi senior staff atau supervisor, sedangkan sudah jelas bahwa di dalam kualifikasi posisi tersebut membutuhkan pengalaman minimal 2 tahun. Lamaran kerja anda akan sia-sia.

3. Tulis Posisi yang Dilamar
Kesalahan utama bagi mereka yang tidak menuliskan posisi yang dilamar, membuat HRD tidak mengetahui untuk posisi mana yang anda minati. Jangan berharap HRD yang akan memilihkan posisi untuk kalian, kecuali HRD sendiri yang memintanya. Diantara puluhan bahkan ratusan lamaran masuk, HRD tidak akan akan ambil pusing untuk skip lamaran anda jika tidak jelas posisi apa yang dilamar. Hal ini berlaku juga ketika anda melamar melalui email. Tulis posisi yang anda lamaran di subjek email.

4. Data Diri yang Lengkap
1 dari 10 pelamar terkadang lupa menuliskan nomor yang bisa dihubungi atau bahkan tidak bisa dihubungi, tulis selengkap mungkin bagaimana HRD bisa menghubungi anda, bukan hanya nomor telp, email dan kontak WA pun juga bisa dicantumkan. Dan pastikan nomor akan selalu aktif, jangan sampai ketika HRD menghubungi anda, nomor tidak sedang aktif.

5. Tulis Keahlian
Bagi freshgarduate penting bagi anda untuk menuliskan keahlian yang anda miliki, akan lebih bagus jika keahlian anda sesuai dengan posisi yang dilamar. Bukan hanya menuliskan data diri, sekolah/kuliah dimana, tapi tulis keahlian anda agar HRD tahu bahwa anda sesuai dengan apa yg perusahaan butuhkan.

6. Tulis Lengkap Tugas dan Pekerjaan Anda di Perusahaan Sebelumnya
9 dari 10 orang hanya menuliskan tahun, posisi, dan nama perusahaan sebelumnya. Padahal ada satu hal yang penting yaitu apa tugas dan detail yang anda lakukan selama bekerja di tempat sebelumnya. HRD akan tahu bahwa anda memiliki kompetensi yang ingin mereka butuhkan.

7. Jangan Menggunakan File RAR / ZIP
Jika anda melamar kerja dalam bentuk sebuah email, pastikan surat lamaran cv dan berkas lainnya tidak dimasukkan ke dalam format ZIP atau RAR, cukup lampirkan file word/pdf, HRD terkadang malas jika harus membuka file RAR/ZIP karena tidak efisien ketika mensortir lamaran yang masuk. Yang akan terjadi, email anda akan dilewati dan tidak dibaca.

8. Tulis Kata Pengantar Email
Jika anda melamar melalui email, pastikan badan email anda tulis beberapa kata pengantar untuk melamar pekerjaan, jangan dibiarkan kosong. Hal tersebut agar anda nampak profesional dan pilihan tepat bagi perusahaan untuk memanggil ke tahap interview.

440 total views, 2 today